RSS

KAKBAH

Kakbah (Bahasa Arab: الكعبة, transliterasi: Ka’bah) adalah sebuah bangunan mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Mekah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi kaum muslim (umat Islam). Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal hal yang bersifat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia seperti salat. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.[1]

Sejarahwan, narator dan lainnya memiliki pendapat berbeda tentang siapa yang telah membangun Kakbah. Beberapa pendapat itu ada yang mengatakan Malaikat, Adam dan Syits.[2] Dimensi struktur bangunan kakbah lebih kurang berukuran 13,10m tinggi dengan sisi 11,03m kali 12,62m. Juga disebut dengan nama Baitullah.

Sejarah perkembangan

Kakbah yang juga dinamakan Bayt al `Atiq (Arab:بيت ال عتيق, Rumah Tua) adalah bangunan yang dipugar pada masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah Nabi Ismail berada di Mekkah atas perintah Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, surah 14:37 tersirat bahwa situs suci Kakbah telah ada sewaktu Nabi Ibrahim menempatkan Hajar dan bayi Ismail di lokasi tersebut.

Pada masa Nabi Muhammad SAW berusia 30 tahun (sekitar 600 M dan belum diangkat menjadi Rasul pada saat itu), bangunan ini direnovasi kembali akibat banjir bandang yang melanda kota Mekkah pada saat itu. Sempat terjadi perselisihan antar kepala suku atau kabilah ketika hendak meletakkan kembali batu Hajar Aswad pada salah satu sudut Kakbah, namun berkat penyelesaian Muhammad SAW perselisihan itu berhasil diselesaikan tanpa pertumpahan darah dan tanpa ada pihak yang dirugikan.

Pada saat menjelang Muhammad SAW diangkat menjadi Nabi sampai kepindahannya ke kota Madinah, bangunan Kakbah yang semula rumah ibadah agama monotheisme (Tauhid) ajaran Nabi Ibrahim telah berubah menjadi kuil pemujaan bangsa Arab yang di dalamnya diletakkan sekitar 360 berhala/patung yang merupakan perwujudan tuhan-tuhan politheisme bangsa Arab ketika masa kegelapan pemikiran (jahilliyah) padahal sebagaimana ajaran Nabi Ibrahim yang merupakan nenek moyang bangsa Arab dan bangsa Yahudi serta ajaran Nabi Musa terhadap kaum Yahudi, Allah Sang Maha Pencipta tidak boleh dipersekutukan dan disembah bersamaan dengan benda atau makhluk apapun jua dan tidak memiliki perantara untuk menyembahNya serta tunggal tidak ada yang menyerupaiNya dan tidak beranak dan tidak diperanakkan (Surah Al-Ikhlas dalam Al-Qur’an). Kakbah akhirnya dibersihkan dari patung-patung agama politheisme ketika Nabi Muhammad membebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah dan dikembalikan sebagai rumah ibadah agama Tauhid (Islam).

Selanjutnya bangunan ini diurus dan dipelihara oleh Bani Sya’ibah sebagai pemegang kunci kakbah dan administrasi serta pelayanan haji diatur oleh pemerintahan baik pemerintahan khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Muawiyah bin Abu Sufyan, Dinasti Ummayyah, Dinasti Abbasiyyah, Dinasti Usmaniyah Turki, sampai saat ini yakni pemerintah kerajaan Arab Saudi yang bertindak sebagai pelayan dua kota suci, Mekkah dan Madinah.

Bangunan Kakbah

Gambar ruang bangun disertai detail ukuran Kakbah

Pada awalnya bangunan Kakbah terdiri atas dua pintu serta letak pintu Kakbah terletak di atas tanah, tidak seperti sekarang yang pintunya terletak agak tinggi. Pada saat Muhammad SAW berusia 30 tahun dan belum diangkat menjadi rasul, dilakukan renovasi pada Kakbah akibat bencana banjir. Pada saat itu terjadi kekurangan biaya,[rujukan?] maka bangunan Kakbah dibuat hanya satu pintu. Adapula bagiannya yang tidak dimasukkan ke dalam bangunan Kakbah, yang dinamakan Hijir Ismail, yang diberi tanda setengah lingkaran pada salah satu sisi Kakbah. Saat itu pintunya dibuat tinggi letaknya agar hanya pemuka suku Quraisy yang bisa memasukinya, karena suku Quraisy merupakan suku atau kabilah yang dimuliakan oleh bangsa Arab saat itu.

Nabi Muhammad SAW pernah mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali Kakbah karena kaumnya baru saja masuk Islam, sebagaiman tertulis dalam sebuah hadits perkataannya: “Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan aku turunkan pintu Kakbah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail ke dalam Kakbah”, sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim.

Ketika masa Abdullah bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan itu dibangun kembali menurut perkataan Nabi Muhammad SAW, yaitu diatas pondasi Nabi Ibrahim. Namun ketika terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan penguasa daerah Syam (Suriah, Yordania dan Lebanon sekarang) dan Palestina, terjadi kebakaran pada Kakbah akibat tembakan peluru pelontar (onager) yang dimiliki pasukan Syam. Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Kakbah berdasarkan bangunan di masa Nabi Muhammad SAW dan bukan berdasarkan pondasi Nabi Ibrahim. Kakbah dalam sejarah selanjutnya beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan karena umur bangunan.

Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali kakbah sesuai pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi Muhammad SAW. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan ajang bongkar pasang para penguasa sesudah beliau. Sehingga bangunan Kakbah tetap sesuai masa renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang.

Penentuan arah kiblat

Untuk menentukan arah kiblat dengan cukup presisi dapat dilakukan dengan merujuk pada kordinat Bujur / Lintang dari lokasi Kakbah di Mekkah terhadap masing-masing titik lokasi orientasi dengan menggunakan perangkat GPS. Untuk kebutuhan tersebut dapat digunakan hasil pengukuran kordinat Ka’bah berikut sebagai referensi penentuan arah kiblat. Lokasi Kakbah,

  • 21°25‘21.2“ Lintang Utara
  • 039°49‘34.1“ Bujur Timur
  • Elevasi 304 meter (ASL)

Adapun cara sederhana dapat pula dilakukan untuk melakukan penyesuaian arah kiblat. Pada saat-saat tertentu dua kali satu tahun, Matahari tepat berada di atas Mekkah (Kakbah). Sehingga jika pengamat pada saat tersebut melihat ke Matahari, dan menarik garis lurus dari Matahari memotong ufuk/horizon tegak lurus, pengamat akan mendapatkan posisi tepat arah kiblat tanpa harus melakukan perhitungan sama sekali, asal pengamat tahu kapan tepatnya Matahari berada di atas Mekkah. Tiap tahun, Matahari berada pada posisi tepat di atas Mekkah pada tanggal 28 Mei pukul 16:18 WIB dan tanggal 16 Juli pukul 16:27 WIB.

Bumi berputar pada sumbu rotasinya dengan periode 24 jam. Bagi pengamat yang berada di Bumi, efek yang diamati dari gerak rotasi adalah benda-benda langit terlihat seolah-olah berputar mengelilingi Bumi dengan arah gerak berlawanan dengan arah rotasi Bumi. Bintang-bintang terlihat bergerak dari timur ke barat. Ini mirip dengan gerak pohon-pohon yang diamati saat mengendarai mobil, seolah-olah pohon-pohon itu bergerak berlawanan arah dengan gerak mobil. Efek rotasi ini menyebabkan pengamat mengamati benda-benda langit (termasuk Matahari) terbit di timur dan terbenam di barat.

Sementara itu, Bumi mengedari Matahari dengan periode 1 tahun. Akibatnya, relatif terhadap bintang-bintang pada bola langit, Matahari sendiri terlihat berubah posisinya dari hari ke hari, dan setelah satu tahun, kembali ke posisi semula. Matahari bergerak kurang lebih ke arah timur. Namun karena bidang edar Bumi (ekliptika) tidak sebidang dengan bidang rotasi Bumi (Ekuator langit), maka gerak Matahari tadi pun tidak tepat ke arah timur, tetapi membentuk sudut 23,5º, sesuai dengan besar sudut antara ekliptika dan ekuator langit.

Dari Bumi, pengamat melihat seolah-olah Matahari mengitari Bumi. Pengamat melihat Matahari mengitari Bumi pada bidang ekliptika. Karena Bidang ekliptika membentuk sudut terhadap bidang ekuator Bumi, dalam interval satu tahun itu, Matahari pada satu saat berada di utara ekuator, dan disaat yang lain berada di selatan ekuator. Matahari bisa sampai sejauh 23,5º dari ekuator ke arah utara pada sekitar tanggal 22 Juni. Enam bulan kemudian, sekitar tanggal 22 Desember, Matahari berada 23,5º dari ekuator ke arah selatan. Antara 22 Juni dan 22 Desember, Matahari bergerak ke arah selatan ekuator, bergerak relatif terhadap bintang-bintang. Sedangkan antara tanggal 22 Desember dan 22 Juni, Matahari bergerak ke arah utara ekuator.

Karena gerak tahunannya tersebut dikombinasikan dengan gerak terbit terbenam Matahari akibat rotasi Bumi, maka Matahari menyapu daerah-daerah yang memiliki lintang antara 23,5º LU dan 23,5º LS. Pada daerah-daerah di permukaan Bumi yang memiliki lintang dalam rentang tersebut, Matahari dua kali setahun akan berada kurang lebih tepat di atas kepala. Karena Mekkah memiliki lintang 21º 26′ LU, yang berarti berada dalam daerah yang disebutkan di atas, maka dua kali dalam setahun, Matahari akan tepat berada di atas kota Mekkah. Kapan hal ini terjadi, bisa dilihat dalam almanak, misalnya Astronomical Almanac.

Penentuan arah kiblat dengan cara melihat langsung posisi Matahari seperti yang disebutkan di atas (pada tanggal-tanggal tertentu yang disebutkan di atas), tidaklah bisa dilakukan di semua tempat. Sebabnya karena bentuk Bumi yang bundar. Tempat-tempat yang bisa menggunakan cara di atas untuk penentuan arah kiblat adalah tempat-tempat yang terpisah dengan Mekkah kurang dari 90º. Pada tempat-tempat yang terpisah dari Mekkah lebih dari 90º, saat Matahari tepat berada di Mekkah, Matahari (dilihat dari tempat tersebut) telah berada di bawah horizon. Misalnya untuk posisi pengamat di Bandung, saat Matahari tepat di atas Mekkah (tengah hari), dilihat dari Bandung, posisi Matahari sudah cukup rendah, kira-kira 18º di atas horizon. Sedangkan bagi daerah-daerah di Indonesia Timur, saat itu Matahari telah terbenam, sehingga praktis momen itu tidak bisa digunakan di sana. Bagi tempat-tempat yang saat Matahari tepat berada di atas Kakbah, Matahari telah berada di bawah ufuk/horizon, bisa menunggu 6 bulan kemudian. Pada tiap tanggal 28 November 21:09 UT (29 November 04:09 WIB) dan 16 Januari 21:29 UT (17 Januari 04:29 WIB), Matahari tepat berada di bawah Kakbah. Artinya, pada saat tersebut, jika pengamat tepat menghadap ke arah Matahari, pengamat tepat membelakangi arah kiblat. Jika pengamat memancangkan tongkat tegak lurus, maka arah jatuh bayangan tepat ke arah kiblat.

Thanks To Wikipedia Indonesia

 
Leave a comment

Posted by pada November 21, 2011 in Uncategorized

 

Keputusan Dalam Kebimbangan

Akhirnya setelah bregelut dengan pikiran – pikiran yang serasa muter – muter bak ban sepeda yang dikayuh dengan kualahan oleh pengendaranya.. aku memutuskan untuk bekerja tetap di warnet tempatku bekerja.. aku meninggalkan pekerjaan baru ku di KAP.. mungkin memang terasa sangat berat tapi keduanya berimbang.
Ya Allah semoga keputusanku ini baik untuk semua untuk agamaku, ekonomiku kehidupanku sekarang dan yang akan datang.. semoga engkau tetap menghujani aku dengan rahmatMu dan KaruniaMu….. Amin..!!!

 
1 Comment

Posted by pada Desember 27, 2010 in Uncategorized

 

Mencari kepastian dan ketepatan

kali ini aku benar – benar merasa diatas kebimbangan …….!!

berawal dari panggilan tes di sebuah perusahan konsultan di daerah yang tidak dapat saya sebutkan….  mulai dari tes tersebut saya jalani seadanya karena saya juga masih ada kerja di sebuah warnet. tes kujalani dengan baik dan dalam beberapa hari saya mendapat panggilan tes interview sayangnya tes tersebut berlangsung sore yaitu jam 16.00 WIB akupun meluncur ke daerah tersebut dengan penuh harapan bersama kakak saya aku tiba di sana tepat pukul 16.00 sesuai jadwal tapi intrview molor sekitar 1 jam dari jadwal aku lelah menunggu… tapi dengan harapan – harapan aku tetap menunggu sampai tiba saatnya teman lain yang tes interview lama sekali karena satu persatu yang di test dan sekitar 30 menitan dia sudah keluar kini giliran teman ku yang satunya dan lama juga dia di interview, barulah giliranku dengan segera aku diantar sekretaris ke ruang interview di kantor tersebut dengan hati deg- degan aku pun masuk… ternyata ku cuma ditanya beberapa pertanyaan yang sebelumnya sudah ditanyakan pada waktu tes pertama dan itu semua berlangsung mungkin tidak sampai 5 menit si interviewer memberi pengarahan atau apalah yang pastinya aku disuruh menunggu sampai kurang lebih dua minggu… untuk kepastian saya bisa diterima apakah tidak…. terus terang perkataan itu membua aku down dan merasa aku tidak akan diterima karena yang lain tes interview berlangsung lama sedangkan aku sangat singkat…..

hari – hari kutunggu panggilan kerja dari perusahaan tersebut  tapi tak kunjung ada dering dari ponsel aku… seminggu lebih sudah aku menunggu akhirnya ponsel ku berdering dengan nomor kode area perusahaan yang aku lamar.. senang rasanya mengangkat ponsel ku.. tak lain kabar tersebut adalah kabar yang aku tunggu – tunggu…

hari itu juga aku langsung kerumah kakak aku, aku tinggal sementara waktu esok harinya berangkat kerjalah aku untuk yang pertama di perusahaan tersebut ….

hari pertama aku sangat gugup sampai aku tidak tahu kalau harus memakai dasi…. sialnya aku…. malu aku rasanya…. yah akhirnya walupun dengan dasi pinjaman aku mulai kerja… dan pengarahan.

disinilah mulai tanda tanya besar di pikiranku aku mulai melayang kearah kebimbangan kenapa tidak ada kontrak kerja tidak ada penjelasan jam kerja dan tentunya gaji….

aku mencoba mencari tahu  kepada teman – teman baru yang senasip dengan aku yaitu masih baru atau training… ternyata mereka juga tidak mengetahui hal tersebut….. aduh kenapa ? pertanyaan demi perntanyaan terlintas …

aku mulai merasa tidak nyaman tapi kadang sangat nyaman jam kerja berlangsung sangat lama aku pulang sekitar jam 8 malam…..

sampai hari ini aku binggung keputusan mana yang saya ambil tetap bekerja di perusahaan tersebut di bagian accounting atau kah pekerjaan ku di warnet selama ini….

banyak yang belum mengerti mungkin tentang kata – kata ku tapi pada intinya aku harus memilih dua pekerjaan yang aku jalani…..

yang satunya dekat dengan rumah yang satunya jauh sekali dari rumah dan banyak tidak kejelasan di perusahaan tersebut….

aku harus memilih secepatnya…. aku harus …… tolong aku ..!!!???

 

maaf mungkin kalimatnya sulit dimengerti dan alurnya berlangsung tidak jelas. beri komentar kamu ya…!!???

 
1 Comment

Posted by pada Desember 25, 2010 in Uncategorized

 

Iklan M150 2010

Mendengar suara seorang perempuan sedang bernyanyi di iklan TV saya langsung menengok TV dan saya bertanya iklan atau film terbaru apakah ini….??!! dengan menggunakan sountrax/jingle Mariah Carey berjudul Hero dengan cerita adegan seorang pria yang berjuang membahagiakan ibunya dengan cara menjadi pengantar buah di pasar dan pertunjukkan lompat dengan motor bututnya…melalui beberapa mobil…. dandi ending cerita menggendong ibunya ke meja makan yang dihiasi cayaha lilin dan makanan ……. !!? Gentle banget …. pokonya…n menyentuh… itulah Iklan terbaru M150 2010…
saya acungi jempol untuk tim iklan M150 yang membuat iklan begitu bagus layaknya sebuah film pemilihan lagu yang tepat dan bagus.. salut deh buat M150…Bisa……!!!
Hero Mariah Carey
Buat yang mau download lagunya lewat stafa.info nih linknya ..?!!
http://www.stafaband.info/download/119602/Mariah_Carey/Hero.html

 
Leave a comment

Posted by pada Oktober 1, 2010 in Uncategorized

 

Sejarah mesin Fotocopy

Definisi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Balai Pustaka, ditulis arti kata penggandaan, yakni : proses, cara, perbuatan menggandakan. Jadi kata menggandakan dapat diartikan, usaha memperbanyak atau melipatkan beberapa kali dokumen. Dapat diartikan pula penggandaan dokumen, berarti suatu perbuatan menggandakan atau memperbanyak dokumen sesuai kebutuhan dengan menggunakan alat pengganda. Adapun pekerjaan yang dapat digandakan atau diperbanyak, antara lain : memperbanyak naskah atau dokumen sebagai bahan suatu pekerjaan, misalnya : memperbanyak undangan, memperbanyak bahan materi rapat dan sebagainya.

Sejarah Penemuan Mesin Fotokopi

Sejarah awal penemuan mesin fotokopi /photocopy diawali oleh penelitian dan percobaan yang sangat panjang. Awalnya penemu sistem Xerography, Chester Carlson, mengawali pekerjaannya sebagai penyalin dokumen paten di sebuah peruahaan analisis paten, Carlson berpikir untuk mempercepat pekerjaannya yaitu dengan membuat sebuah alat yang bisa mencetak dokumen secara berulang-ulang. Ia pun membaca berbagai referensi mengenai mesin cetak. Akhirnya, ia menemukan konsep elektrofotografi, yang sekarang kita kenal sebagai mesin fotokopi. Pada 1938, ia membuat eksperimen kecil yang memanfaatkan bubuk jelaga (karbon) dan penyinaran cahaya dan memindahkan suatu tulisan dari sebuah medium ke medium yang lain. Ia juga menggunakan konsep yang disebut photo-conductivity, sebuah proses perubahan elektron jika terkena cahaya. Intinya, dengan proses ini, gambar bisa digandakan dengan proses perubahan elektron tersebut. Sebagian besar literatur menyebutkan, temuan Carlson menciptakan proses mengkopi dengan menggunakan energi elektrostatik, yaitu xenography. Nama xenography berasal dari bahasa Yunani, radical xeros (kering) dan graphos (menulis). Karena, dalam prosesnya tidak melibatkan cairan kimia, tak seperti teknologi sebelumnya. Melalui teknik ini, Chester Carlson telah menemukan cara yang merombak paradigma penulis ulangan sebuah dokumen, yang nantinya akan menjadi proses yang disebut fotokopi. Teknik ini kemudian dipatenkan pada 6 Oktober 1942.

Selama beberapa tahun, ia mencoba menyempurnakan temuannya ini. Meski sangat berguna, mesin elektrofotografi ini tidak diminati banyak orang, karena mesin tersebut dianggap tidak memiliki masa depan yang menjanjikan. Chester yang berhasil membuat alat itu harus berjualan konsep bertahun-tahun lamanya agar mesin fotokopi itu bisa dijual di pasaran. Berbagai perusahaan besar seperti Kodak yang menjual peralatan dan proses pemotretan, IBM dan General Electric, menolak temuan itu.

Setelah hampir putus asa, Chester mendapat mitra pertama Batelle Memorial Institute yang bersedia memodali dengan dana dan usaha dan kemudian bersama sama berhasil meyakinkan Haloid, sebuah perusahaan menengah Haloid Corporation, New York yang menjual kertas foto mau menjadi mitranya untuk mengembangkan temuannya.

Haloid Company kemudian merubah nama mesin fotocopy pertama elektrofotografi karena dianggap kurang memiliki nilai jual, lalu diusulkanlah nama dengan nama Xerography. Xerography menjadi komersial setelah diadopsi oleh Xerox Corporation. Salah satu produk awal Xerox adalah Xerox 914, mesin foto kopi otomatis pertama yang menggunakan proses xenography. Dinamai Xerox 914 untuk merujuk pada kemampuan mesin dalam mengkopi kertas dengan ukuran 9 inci x 14 inci (229 mm x 356 mm).

Xerox 914, yang dapat mengkopi hingga 100 ribu kertas per bulan, sangat popular di kalangan masyarakat pada masa itu. Produk ini menyumbang pendapatan perusahaan hingga 60 juta dolar AS. Kesuksesan itu membuat perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya dari Haloid menjadi Xerox pada 1958. Hingga kini Xerox merupakan perusahaan mesin foto copy dan printer terkemuka di dunia. Produk yang dihasilkan perusahaan yang kini bermarkas di Stamford, Connecticut, AS itu pada 2006 lalu berhasil membukukan pendapatan 15,9 miliar dolar AS. Jumlah karyawannya mencapai 53.700 orang, tersebar di dunia.

Chester Carlson meninggal pada 9 September 1968, di Rochester, New York, karena penyakit hati yang kronis. Berkat temuannya melalui mesin fotocopy, Chester Carlson telah menemukan cara yang merombak paradigma penulis ulangan sebuah dokumen. Hingga sekarang, proses ini hampir tidak dapat ditinggalkan dalam kehidupan modern.

From kaskus
Terimaksih buat
sipodank
kaskus addict

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 17, 2010 in Uncategorized

 

OPERATOR WARNET

Siapa bilang jadi operator wanet itu pekerjaan mudah..!?? bagi kawan – kawan yang pernah mengalami yang namanya jadi OP Warnet pasti mengerti tulisanku ini..!?

Tapi memang disetiap pekerjaan ada baek dan buruknya tapi tinggal kitanya aj nanggapin yang mana lebih baik apa lebih buruk tuh aja kok…

pekerjaan ini sangat menguras kesabaran anda…. anda akan diuji oleh berbagai hal yang mungkin tidak pernah anda bayangkan mulai dari pelanggan yang punya bermulut seribu ( maaf bukannya mengejek mereka para pelanggan cuman isi hati aj.. jangan tersinggung karena kenyataannya ada yang begitu),  komputer yang tiba-tiba minta di opname alias sakit, susahnya mengajak mata kompromi untuk melek semalaman…. sekaligus ada hal baik punya teman atau koneksi yang banyak, dikenal pelanggan, bisa internetan  sepuasnya, banyak kejadian lucu yang menggelitik anda ketika mengahadapi pelanggan dan masih banyak hal lagi…!??

memasang senyuman,bersikap ramah, tanggap dan penuh kesabaran setiap hari harus di setting dalam diri agar semua berjalan dengan baik, mungkin itu tidak terjadi pada operator warnet saja tapi pada setiap bidang pekerjaan jasa lainya….

mungkin cukup deh tulisanku tentang OP Warnet… cuma sekadar buat ngisi blog pertama aja… maaf klo g penteng banget tulisanya…. comment dibutuhkan.

 
3 Comments

Posted by pada Juni 17, 2010 in Uncategorized

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
1 Comment

Posted by pada Juni 17, 2010 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.